TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
BK
Sebelum
kita membahas lebih lanjut, perlu kita ketahui bahwa Bimbingan dan Konseling
juga memerlukan teknologi ya… TI dalam BK sangat penting. Guru BK ataupun
konselor sangat memerlukan TI untuk beberapa kegiatan-kegiatan dan tugasnya.
Sebenarnya apa itu yang dimaksuud TI dalam BK ya? dan seberapa penting TI dalam
BK?. Untuk lebih jelasnya yuk kita simak pemaparan berikut ini..
A.
Urgensi
TI Dalam Bimbingan dan Konseling
Teknologi informasi merupakan elemen
penting dalam kehidupan, pada saat ini teknologi informasi mempunyai peran yang
sangat besar pada setiap aktivitas manusia. Teknologi informasi dalam bimbingan
dan konseling merupakan pendukung semua kegiatan atau dukungan system sebagai
suatu proses pemberian bantuan kepada individu atau siswa, yang dilaksanakan
dengan berbagai macam layanan. Tujuan bimbingan dan konseling menggunakan
teknologi informasi dalam melakukan pelayanan yaitu:
1. Easy
to use (Mudah digunakan)
2. Easy
to manage (mudah di atur)
3. Simple
(tidak rumit)
4. Dynamic
(dinamis)
Layanan dalam bimbingan dan konseling
dengan adanya TI tidak hanya dapat dilakukan secara bertemu atau tatap muka
saja, tetapi layanan bimbingan dan konseling juga dapat dilaksanakan secara tidak
langsung, dengan memanfaatkan media atau teknologi yang ada. Metode penggunaan
dalam memberikan layanan diantaranya sebagai berikut:
1. Online
Online mengandung arti telekomunikasi peer to peer yang membuat dua orang
terhubung. E-counseling adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan
proses konseling secara online. Layanan ini merupakan upaya yang dapat
digunakan konselor untuk mengurangi masalah yang dihadapi oleh konseli.
Beberapa cara yang dapat digunakan diantaranya:
a. Web Blog
Teman-teman pasti sudah mengerti ya apa
itu Web Blog..
Dalam
bimbingan konseling Web Blog merupakan
penyedia informasi bagi konseli tentang semua hal yang dibutuhkan untuk
mengembangkan dirinya. Misalnya terkait dengan informasi karir, dan sebagainya
b. Website
Merupakan sebuah situs web yang
dirancang dan dibangun khusus untuk pelayanan konseling. Disini, konseli dapat
melakukan prosedur registrasi dan dapat layanan konseling yang lebih lengkap,
serta didukung oleh aplikasi lain, seperti Email,
Chating, Video Conference, dan lain-lain.
c.
Social
Media
Aplikasi ini dapat diakses dengan mudah
melalui handphone yang terkoneksi internet. Dengan social media kita dapat
melakukan layanan konseling, baik individu maupun kelompok. Dengan aaplikasi
ini, didalamnya dapat terjalin diskusi, sharing,
berkirim pesan, chating, dan
membuat group atau forum. Konselor dapat menggunakan secara fleksibel sesuai
dengan kebutuhan.
d. Chating/Instan Messanger
Metode ini biasanya digunakan untuk
proses konseling jarak jauh, berkirim pesan cepat dilengkapi dengan video.
Digunakan apabila ada seseorang yang memerlukan penanganan dengan segera tetapi
terhalang jarak dan waktu. Contoh aplikasinya seperti Mrc, Mig33, Yahoo Mesanger, dan lain-lain.
e.
Email
Email
merupakan
salah satu media yang dianggap cepat dan terjaga privasinya untuk menyampaikan
curahan hati kepada konselor. Konseling melalui Email sering disebut Email
Therapy.
f. Short Message Service (SMS)
Adalah media yang paling digemari,
karena dengan menggunakan SMS akan semakin terjangkau perangkat yang dibutuhkan
guna tersampainya pesan yang ingin disampaikan dari klien kepada konselor
ataupun sebaliknya.
Dari beberapa metode yang telah
disebutkan, sebenarnya masih banyak metode lain yang dapat digunakan dalam
layanan koseling. Oh iya gaess….. selain metode online, kita juga dapat menggunakan metode ofline ya, untuk lebih jelasnya mari kita ke pembahasan selanjutnya
2. Ofline
Penggunaan teknologi dalam layanan
bimbingan dan konseling dengan metode ofline,
lebih kepada pemanfaatan computer sebagai media pengolahan data serta alat
bantu dalam layanan bimbingan dan konseling. Misalnya dengan menggunakan
berbagai program computer seperti Microsoft
Power Point, Video Player, dan
beberapa media interaktif lain dalam melayani siswa. Serta beberapa program
pengolah data seperti Microsoft Excel,
Microsoft Access, serta visual Basic kini
tersedia terutama dalam membantu konselor dengan menampilkan layanan yang prima
terhadap klien.
B.
Implementasi
Cyber Counseling
a. Marketing
Layanan Konseling
Adalah sosialisasi konseling maya kepada
berbagai pihak dengan tujuan agar model konseling maya ini dapat diketahui
secara meluas oleh public. Caranya dapat melalui iklan, internet, brosur, dan
lain-lain.
b. Penyampaian
layanan konseling
Yaitu layanan proses dan penilaian
konseling dengan menggunakan internet dalam berbagai lingkup layanan seperti
karir, priadi, social, dan sebagainya. Layanan konseling dapat berupa
penyampaian informasi, pengumpulan data, penyelesaian berbagai masalah, dan
sebagainya.
c. Penyediaan
materi “Self Help”
Adalah seperangkat materi yang dapat
memberikan layanan sedemikian rupa, dan konseli dapat bertindak secara mandiri
dengan dipandu oleh materi Self Help.
d. Supervisi
dan riset
Adalah kegiatan untuk memberikan
supervise kepada seorang konselor yang menggunakan internet untuk mengevaluasi
langkah yang telah ditempuh, serta tindak lanjut untuk kedepannya.
Beberapa masalah yang timbul dan harus
diwaspadai secara cermat antara lain:
1. Isu-isu
etika, hal-hal yang terkait adalah:
-
Kerahasiaan
-
Validitas data
-
Penyalahgunaan computer atau konselor
-
Kurangnya pemahaman konselor terkait
lokasi dan lingkungan konseli
-
Keseimbangan akses terhadap internet dan
jalan raya informasi
-
Kepedulian terhadap kerahasiaan pribadi
-
Kredibilitas konselor
C.
Manfaat
TI Dalam Layanan Bimbingan dan Konseling
Sebagai siswa atau konseli sebagai subyek yang
mendapatkan pelayanan bimbingan dan konseling:
1. Memicu
ketertarikan minat untuk mengikuti bimbingan dan konseling dengan penuh
dukungan minat, sikap, perhatian, motivasi. Sehingga merasa betah untuk
melibatkan dirinya dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling.
2. Memperoleh
kemudahan proses, efisiensi waktu dan tenaga dalam kegiatan, karena dengan
menggunakan media dengan berbasis TI dapat menghilangkan kebosanan
Selain itu, manfaat TI
bagi konselor adalah:
a. Menjadikan
konselor sebagai pribadi yang terlatif, efektif, dan efisien dalam penggunaan
ICT
b. Menjadikan
konselor sebagai pendidik yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan
penggunaan TI
c. Menjadikan
konselor lebih terampil terhadap tren penggunaan teknologi dalam bimbingan dan
konseling
d. Menjadikan
konselor memiliki kemampuan untuk menggunakan sumber-sumber teknologi yang
dapat digunakan dalam layanan bimbingan dan konseling
e. Meningkatkan
kemampuan asesmen terhadap efektifikas penggunaan media computer dalam
penyelenggaraan bimbingan dan konseling
SUMBER :
Eriyanti, Linda. 2012. Teknologi Informasi Dalam Bimbingan dan Konseling. tersedia di febryrambe252.blogspot.com/2016/10/pelayanan-konseling-berbasis-ti.html?m=1
SUMBER :
Eriyanti, Linda. 2012. Teknologi Informasi Dalam Bimbingan dan Konseling. tersedia di febryrambe252.blogspot.com/2016/10/pelayanan-konseling-berbasis-ti.html?m=1


ππππ
BalasHapusππππ
BalasHapustambahin animasi kakak
BalasHapusbiar tambah menarik
Siap kak. Terimakasih kak masukannya
HapusJadi sebagai guru bk kita harus updet terus ya min artinya? Biar ga ketinggalan zaman, dan bisa menyeimbangkan anak2 millenials
BalasHapusIya benar kak
HapusWahh i love you 3000
BalasHapusKeren kak
BalasHapusSangat bermanfaat
Gamsahamnida eonnie~
Mantap..sangat bermanfaat bagi yg lain
BalasHapusBagusss,lanjutkan kaaak
BalasHapusSangat bermanfaat sekali kak :)))
BalasHapusMantapπ
BalasHapusMenambah wawasan
BalasHapusSangat bermanfaat kak
BalasHapusMantapπ
BalasHapusMantap kak
BalasHapusBagus dan Bermanfaat :)
BalasHapusSangat bermanfaat kak π
BalasHapusWah bagus mantap kak
BalasHapusππ
BalasHapusSesui perkembangan teknologi π
BalasHapusTerimakasih informasinya
BalasHapus